Kenangan dan Kemajuan Ponpes Al Furqon Pampangan Yang Harus Kamu Ketahui | Lim Suandi A Man Behind The Scenes

Jumat, 15 Mei 2020

Kenangan dan Kemajuan Ponpes Al Furqon Pampangan Yang Harus Kamu Ketahui


Ponpes Al Furqon Pampangan, menjadi saksi bisu tumbuh dan kembang berbagai santri yang pernah bernaung, mendidik agar menjadi insan terpelajar, berilmu dan berakhlak mulia.

Banyak ilmu yang sudah diberikan, baik ilmu dunia maupun ilmu yang berhubungan dengan akhirat. Begitu banyak keterampilan serta keahlian yang diajarkan, tidak lupa, ada banyak kenangan yang mungkin sulit kamu lupakan. Tulisan ini akan mengulas beberapa hal tentang Ponpes Al Furqon Pampangan OKI.


Profil Singkat Ponpes Al Furqon Pampangan


Masjid Ponpes Al Furqon Pampangan OKI
Potret Masjid Al Multazam Ponpes Al Furqon Pampangan OKI (doc. Lim Suandi)

Pondok Pesantren Al Furqon Pampangan, atau biasa disingkat menjadi Ponpes Al Furqon Pampangan. Merupakan lembaga pendidikan agama atau sekolah agama yang didirikan oleh KH. M. Khoiri HZ, BA.

Ponpes Al Furqon Pampangan bernaung dalam Yayasan Pendidikan Islam Al Furqon Pampangan. Berlokasi di Jln. PLN Dusun 1 Desa Pampangan Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan komering Ilir – Sumatera Selatan. Didirikan pada tahun 2002 Masehi/1432 Hijriyah, sedangkan diresmikan oleh Ir. H. Ishak Mekki, MM selaku Bupati Ogan Komering Ilir pada 29 Juni 2007.

Ponpes Al Furqon Pampangan memiliki dua tingkatan pendidikan, yakni:

  • MTs Al Furqon Pampangan

Madrasah Tsanawiyah (MTs) merupakan satuan pendidikan yang setara dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP). MTs Al Furqon Pampangan berdiri sejak tahun 1989 Masehi. Perihal sejarahnya sangatlah panjang, mulai dari lokasi pertama hingga pindah ke lokasi sekarang. MTs Al Furqon Pampangan terakreditasi B, dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN 10648532) dan Nomor Statistik Madrasah (NSM 121216020017)

  • MA Al Furqon Pampangan

Madrasah Aliyah merupakan satuan lembaga pendidikan setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA). MA Al Furqon Pampangan berdiri sejak tahun 1991 Masehi, melalui proses yang tidak mudah dan perjuangan yang panjang. MA Al Furqon Pampangan terakreditasi B, dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN 10648992) dan Nomor Statistik Madrasah (NSM 131216020004)

Peresmian Ponpes Al Furqon Pampangan
Tanggal Peresmian Ponpes Al Furqon Pampangan oleh Bupati Ogan Komering Ilir (doc. Lim Suandi)


Pondok Pesantren Al Furqon Pampangan bisa dikategorikan sebagai pesantren modern. Karena kurikulum pendidikannya selain ilmu agama, juga terdapat materi pelajaran sekolah umum, dan tidak belajar kitap kuning seperti pesantren salafiyah.

Baca Juga: Peluang dan Tantangan Santri di Era Digital

Ponpes Al Furqon Pampangan juga tidak mewajibkan santri untuk mukim (mondok). Bagi yang merasa jauh untuk pulang pergi, dapat mengajukan izin mondok. Sedangkan yang merasa rumahnya dekat dan mudah ditempuh, dapat berkegiatan belajar pulang pergi setiap harinya.

Oh iya untuk dahulu, sebelum ruang kelas cukup. Siswa MTs dan MA memiliki jadwal sekolah yang berbeda. MTs memiliki jadwal sekolah pagi, dari pukul 07.00 WIB – 13.00 WIB. Sedangkan untuk MA pergi sekolah dari jam 11.30 WIB – 16.30 WIB.

Rutinitas dan Beberapa Hal Mungkin Kamu Rindukan

Kegiatan di Ponpes Al Furqon Pampangan OKI
Potret Santriwati memainkan alat rebana saat menyambut kedatangan tamu ketika haflah (doc. Lim Suandi)


Selama menempuh pendidikan di Ponpes Al Furqon Pampangan, baik hanya di MTs Al Furqon Pampangan atau sekadar menempuh pendidikan MA Al Furqon Pampangan. Pastilah sudah banyak hal dilewati dan menjadi kenangan tersendiri buat kamu. Kenangan yang mungkin pahit, bahkan juga banyak manisnya. Kamu patut bersyukur, setidaknya ada banyak kebaikan yang telah kamu dapatkan di Ponpes Al Furqon Pampangan. Berikut kegiatan dan beberapa hal yang mungkin masih kamu ingat:

1. Tadarus Al Quran

Siapa yang pernah mimpin tadarus? Pastinya bisa dihitung, karena yang selalu memimpin tadarus, ya orangnya selalu sama. Dia lagi, dia lagi. Meksipun kamu dan aku tidak pernah mimpin tadarus, setidaknya selama sekolah disini pasti setiap hari membaca Al Quran.

Meskipun dirumah jarang dibaca. Justru rutinitas ini sangatlah bermanfaat bagi kita bukan? Ya setidaknya lancer membaca Al Quran untuk diri sendiri, meksipun masih tersendat. Beruntunglah yang sering menjadi pemimpin tadarus.

2. Muhadoroh

Muhadoroh, merupakan kegiatan yang dilakukan setiap hari Jumat. Berupa kegiatan pengembangan keberanian komunikasi didepan sesama santri. Kegiatan yang pastinya melatih keberanian untuk tampil berbicara di depan orang banyak. Ya setidaknya kamu berani untuk berbicara.

Kegiatan disini diisi dengan tampilan ceramah, tilawah dan saritilawah dari perwakilan setiap kelas. Nah perwakilan tersebut selalu ditukar setiap minggunya. Buat kamu yang tidak pernah tampil, atau izin tidak sekolah saat jadwal tampil. Selamat, kamu sudah hilang kesempatan belajar berbicara di depan orang banyak.

3. Sholat Berjamaah

Hal yang justru dirindukan adalah saat sholat berjamaah Zuhur dan Asar. Beruntungnya bagi yang mondok, sholat 5 waktu selalu berjamaah. Sungguh sangat dirindukan. Eh, tapi buat kamu yang malas sholat dengan alasan halangan? Hmmm ternyata bohong dengan diri sendiri. Kalau santri, tidak punya alasan, hahaha.

4. Festival Beduk Takbir

Bagi yang suaranya bagus, jago alat musik, bisa mainkan hadroh, rebana dan terbangan. Siap-siap deh, kamu kebagian tugas mewakili kelas dalam festival beduk takbir saat ramadhan.

Yeah aku yang suaranya jelek, kagak bisa main alat musik, cuma bisa tepuk tepuk terbangan. Kebagian tepuk terbangan dengan bunyi seadanya, karena alat yang aku gunakan hanya pendukung bunyi. Bukan sumber utama bebunyian. Wkwkwkw

5. Manasik Haji

Gini nih ilmu paling bermakna banget, siapa tau kan ada kesempatan untuk ber-Haji atau Umrah suatu hari nanti, Aamiin. Manasik haji ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan saat sebelum Idul Adha.

Ilmu pelatihan manasik haji sangat bermanfaat, sampai sekarang aku masih hafal doa-soanya ketika dilokasi saat berhaji. Misalnya bacaan lempar jumroh, keliling ka’bah, bacaan saat di bukit sofa marwah dan lainnya. Alhamdulilah

Manasik haji di Ponpes al furqon pampangan OKI
Kegiatan Manasik Haji di Ponpes Al Furqon Pampangan OKI (doc. Arif Rodinsyah)


Hal paling keren sekarang, Ponpes Al Furqon Pampangan sudah melaksanakan manasik di Asrama Haji Kota Palembang. Buat yang belum tau aja nih, Asrama Haji Kota Palembang memiliki Ka’bah yang dibangun sesuai dengan ukuran Ka’bah asli, serta memiliki lintas sai yang dibangun serupa cantiknya (Kalau ada kesempatan aku bakal ikut, ambil fotonya, biar aku tulis juga disini)

6. Wajib Mondok Saat Ujian Nasional

Hai, siapapun yang tidak pernah mondok. Pada akhirnya wajib mondok ketika akan Ujian Nasional dan Ujian Madrasah. Bukan hanya untuk menghindari hal-hal buruk (misal saat mau pergi ujian, ban motor malah meledak, sehingga terlambat). Mondok juga bertujuan agar kamu fokus belajar. Hal paling penting, justru saat itulah kalian baru mulai akrab dengan beberapa kawan yang biasanya tidak akrab. Hah kok bisa? Ya mana aku tau lah. Pokoknya berasa baru punya teman baru deh.

Hal terbodoh setelah belajar malam ketika besoknya UN, kalian malah sibuk cerita horor tengah malam, wkwkwk.

7. Menangis Paling Bermakna

Hei, kalian pasti semua menangis, bukan menangis karena tidak dapat kiriman ya, wkwkwk. Kali ini kita membahas menangis paling bermakna, sekalipun mereka yang tidak pernah menangis akan luluh.

Masih ingat bukan! Saat hari terakhir ujian nasional? Kalian merasa paling senang karena telah usai perjuangan. Pulang ke asrama, kemas-kemas barang dan baju, eh tetiba kalian yang mau pulang kompak buat izin pulang bareng.

Hayo, siapa yang duluan masuk ke rumah mudir (sebuatan kiai pimpinan pesantren). Pastinya yang santriwati duluan. Salaman dan tak lupa minta maaf kalau selama ini banyak salah.

Hei, tetiba suara siapa yang menjadi pemecah keheningan dan khidmat. Siapa yang berurai air mata duluan? Kagak tau siapa yang nangis duluan, sampai yang cowok juga antusias nangis oy. Ini yang lebih kaget teman yang paling serem sampai nangis juga. Hehehe hayo pada nangis kan?

8. Haflah Tahunan

Haflah tahunan atau sering disebut acara syukuran tahunan sekaligus acara pelepasan santri. Ya, bisa dibilang acara purnawisuda gitulah. Bangga? Pastinya iya yak. Tapi sekaligus ini awal pisah dan hilangnya komunikasi, sampai pura-pura lupa sama teman. hahaha

Kegiatan Haflah di Ponpes Al Furqon Pampangan
Potret saat pelaksanaan kegiatan pelepasan alumni MTs dan MA Ponpes Al Furqon Pampangan OKI (doc. Kang Foto)


Baca Juga: Masihkah Al Jamiah Athullab Al Furqon Pampangan Logo Lama?


Potret Baru di Ponpes Al Furqon Pampangan OKI

Saat bekunjung ke Ponpes Al Furqon Pampangan, saya kaget dong. Sebab ini 5 tahun setelah tidak lagi menginjakkan kaki disini. Banyak hal yang berubah, sudah pasti suasana sangat berbeda, fasilitas yang lebih baik dan bagus banget. Setidaknya berikut beberapa hal yang mungkin belum kamu ketahui, karena kamu kan juga tidak lagi ke Ponpes Al Furqon Pampangan. Kamu bisa lihat disini banyak perubahannya, seperti:

1. Absen Mode Baru

Buat kamu-kamu yang dulu kadang nge-tipex absen, dan minta bilangi lagi sakit. Sepertinya sekarang metode tersebut sudah tidak bisa dilakukan lagi. Hal ini dikarenakan Ponpes Al Furqon Pampangan sudah menggunakan absen mode fingerprint (absen menggunakan sidik jari). Kaget dong sekolah udah canggih aje.

Pinger print di Ponpes Al Furqon Pampangan
Tampak fingerprint di depan kantor Ponpes Al Furqon Pampangan OKI (doc. Lim Suandi)


2. Plang Nama dan Gerbang

Mungkin sekilas tidak ada yang berubah ya? Tau nggak sebenarnya ada perubahan kalau diperhatikan secara rinci. Sekarang udah ada plang hijau nama sekolah yang menunjukan tingkatan sekolah, serta gerbang yang dulunya tulisan nama Ponpes Al Furqon Pampangan dari cat, sekarang sudah berganti dengan tulisan timbul dari alumunium yang ditempel. (alumunium atau baja? Ada yang tau?)

Gerbang Ponpes Al Furqon Pampangan OKI
Nampak Gerbang dengan tulisan Ponpes Al Furqon Pampangan OKI (doc. Lim Suandi)

Gerbang Ponpes Al Furqon Pampangan
Plang Nama Yayasan Pendidikan Islam Al Furqon Pampangan OKI (doc. Lim Suandi)

3. Ruang Kantor

Kalau dulu taunya kantor di ruang gedung depan masjid, atau ruang ketika masuk gerbang. Itu sekarang ruang kelas ya, sekarang kantor sudah pindah di tengah, berada tepat di ruang parkir motor guru. Kalau dulu masuk kantor rame, sekarang cukup ambil keperluan dari luar pintu kaca saja.

Kantor Ponpes Al Furqon Pampangan OKI
Nampak Ruang Baru Kantor di Ponpes Al Furqon Pampangan OKI (doc. Lim Suandi)


4. Tempat Wudhu dan WC

Tempat wudhu juga dilakukan penambahan loh, dulunya penampung air samping masjid hanya ada satu. Sekarang sudah ada tiga wadah air yang besar (untuk santri). Serta di samping kelas dengan tambahan tirai untuk para santriwati. Belum lagi ada penambahan WC baru di dekatnya. Sudah banyak perubahan yang bikin kamu pastinya pengen lihat sendiri.

Fasilitas Ponpes Al Furqon Pampangan OKI
WC dan Tempat Wudhu di Ponpes Al Furqon Pampangan OKI (doc. Lim Suandi)


5. Kantin

Nah, buat kalian yang dulu makan gorengan 5, tapi cuma ngaku 3. Sungguh banyak dosa kamu-kamu ni. Kantin di Al Furqon Pampangan juga sudah direnovasi loh. Jadi kantin lebih tertata dengan rapih dan ukurannya sama rata. Tenang masih berada di tempat yang sama. Kalu masih ada hutang bayarlah segera, eh tapi mungkin yang jualan sudah pada berganti.

Fasilitas Ponpes Al Furqon Pampangan OKI
Nampak Kantin yang sudah dibangun kembali, menjadi lebih bagus dan nyaman (doc. Lim Suandi)


6. Pagar Sekolah

Ini sekali lagi, buat kalian yang demen banget datang telat lalu lewat belakang hutan, atau kabur dari sekolah lewat hutan. Sekarang kalian sudah bisa bernostalgia, karena pagar sekolah sudah dibangun mengelilingi tanpa celah. Jadi buat yang dulu telat dan simpan motor dihutan. Tidak akan ada lagi perilaku demikian untuk sekarang.

Fasilitas Ponpes Al Furqon Pampangan OKI
Nampak Pagar yang Mengelilingi Ponpes Al Furqon Pampangan OKI (doc. Lim Suandi)


7. Ruang Kelas

Ruang kelas sudah banyak dan lengkap. Sehingga tidak lagi ada yang sekolah pagi dan sore. Semuanya bersekolah diwaktu pagi hingga siang.


*Catatan Penting: Masih banyak kemajuan yang tidak dapat saya tuliskan. Baik dari sisi prestasi maupun fasilitas yang sudah terbangun.


------------------------------------------------------------------------------------
Begitulah, hal-hal baru di Ponpes Al Furqon Pampangan OKI yang harus kamu tau. Bahkan beberapa kegiatan yang mungkin berkesan bukan?

Oh iya, perlu diketahui juga bahwa banyaknya pembangunan di Ponpes Al Furqon Pampangan juga karena bantuan-bantuan dari tangan dermawan para donatur. Banyaknya para donatur yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Terima kasih, kepada siapapun yang telah menjadi donatur di Ponpes Al Furqon Pampangan OKI, jasa kalian semua akan selalu menjadi amal jariyah. Mari doakan terus agar Ponpes Al Furqon Pampangan semakin lebih baik dalam segala sisi, Aamiin

Jika tulisannya bermanfaat, bantu bagikan ya kak

6 komentar

  1. Bersih ya. Kesanku terhadap pesantren yang monmaap jorok jadi luntur ngeliat foto-fotonya. Rasa-rasanya aku pernah ngelewatin pesantren ini. Cuma lupa kapan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebersihan menjadi hal penting, soalnya setiap sore ada santri yang bakal jadi petugas kebersihan. *gantian tugas gitu. Eh serius ini pernah lewat atau hanya sekilas mirip? udah pernah ke Pampangan dong?

      btw biasanya Omnduut yang mampir, eh kali ini bang Yayan. hehehe

      Hapus
  2. Merasa terpanggil memori 7 tahun silam.����
    Sumpah kaget dengan keadaan sekolah yang sekarang..
    Udah berapa lama ya tak pernah kesana.
    Sukses selalu sekolahku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang semakin bagus dan fasilitas oke. Alhamdulillah berkat bantuan tangan° baik donatur.

      moga semakin bagus dan terbaik.

      Hapus
  3. Rindu masa2 sekolah di sana 😟 apalagi fasilitasny sudah banyak dan tambah rame.
    Rindu mondok, jamaahan, bersih bareng2, main voli, main dg teman kelas dll dibanding fase sekarang waktu sekolah lebih seru.
    Barakallah utk donatur dan sukses utk Ponpes Al Furqon Pampangan.

    BalasHapus