Serunya Arung Jeram Bersama Ranau Rafting | Lim Suandi A Man Behind The Scenes

Kamis, 18 Juni 2020

Serunya Arung Jeram Bersama Ranau Rafting


ranau rafting wisata arung jeram oku selatan
Selesai jalur pendek arung jeram menyusuri sungai selabung bersama Ranau Rafting (doc. Tim Ranau Rafting)

Limsuandi.com -- Pengalaman berwisata ke Danau Ranau bukanlah hal yang baru. Sebenarnya ini pengalaman sudah lama. Namun setelah dipikirkan lagi, sangat cocok dan masih layak untuk saya tuliskan. Siapa tau ada yang penasaran dan ingin mencoba bukan?

Berkunjung dan berwisata arung jeram bersama Ranau Rafting bukanlah kesengajaan. Semua terjadi secara tiba-tiba saja. Maksudnya semua tidak terencana sedikitpun. Awalnya kami hanya ingin melakukan perjalanan piknik dan membuat tenda di aliran Sungai Selabung. Tapi tau-tau ternyata di ajak oleh tertua (Bapak Abdan Syakur) berkunjung dan berkemah di Ranau Rafting.

Ide Perjalanan

Ini bukan perjalanan untuk senang-senang pikirku. Sebenarnya perjalanan ini terjadi atas dasar pertimbangan panjang, sebagai evaluasi dan ngetes (uji coba) seberapa egois dan mementingkan diri sendiri selama perjalanan. Perjalanan ini merupakan program kegiatan dari Lembaga Penelitian dan Pengambangan dari organisasi yang saya ikuti.

Sungguh saya membatin, bahkan tidak berniat untuk mengikuti agenda evaluasi kali ini. Akan tetapi, pemikiran saya mulai membayangkan hal lain. Kapan lagi mengikuti kegiatan perjalanan ke lokasi baru, lokasi perjalanan yang belum saya kunjungi. Akhirnya saya harus ikut meksipun pura-pura dipaksa. Hahaha

Persiapan Sebelum Perjalanan

Sebelum perjalanan dimulai, sudah disampaikan pelbagai informasi penting. Perihal apa saja yang harus disiapkan. Mulai dari barang yang harus dibawa, obat-obatan penting, barang pendukung, serta hal-hal apa saja yang harus dilakukan selama disana.

Oke, cukup mudah dipahami. Mengingat tidak ada hal-hal yang menjadi kendala. Iyalah, kan masih diwilayah lingkup Sumatera Selatan. Jadi masih bisa menggunakan bahasa yang sama-sama dimengerti.

Setelah semua barang sudah siap, mulai dari matras, tenda, peralatan masak, bahan-bahan makanan, jaket. Hal yang paling penting adalah membeli tiket kereta api. Kali ini kami harus menyerahkan urusan ini kepada tertua (Bapak Abdan Syakur) lagi.
tiket kereta api dari kertapati menuju stasiun baturaja
Tiket pemesanan perjelanan dari stasiun Kertapati menuju stasiun Baturaja (doc. Lim Suandi)


Awal Perjalanan

Malam, sebelum esoknya kami berangkat. Semua barang sudah kami satukan di sekretariat organisasi. Biar tidak repot, sebenarnya agar mempermudah keberangkatan besoknya. Karena keberangkatan kereta api kertapati besok pagi jam 08.30 WIB.

Maka kami sepakat, malamnya istirahat di sekretariat organisasi. Biar berangkat bersama dan tidak perlu ada lagi yang ditunggu. Serta tidak lupa memastikan kembali travel yang telah disewa, harus siap menjemput jam 06.00 WIB esok pagi dari Indralaya menuju Statisun Kereta Api Kertapati – Palembang.

Travel menunggu di stasiun kertapati
Foto sebelum keberangkatan, sebenarnya masih ada 4 orang lagi. tapi fotonya lenyap (doc. Viko Oktara)


Sungguh mengejutkan subuh-subuh. Lah, siapa sangka. Mamang Travel yang sudah sepakat untuk menjemput tiba-tiba membatalkan menjemput kami. Karena tetangganya ada musibah berpulang ke rahmatullah. Sehingga, sungguh tidak enak jika harus narik hari ini. Alhasil Mamang Travel ini merekomendasikan temannya untuk mengantarkan. Karena dikejar waktu, kami iya-iyakan saja, agar segera dijemput dan diantarkan sampai tujuan.

Sampai ditujuan malah kembali buntung. Ya harga travel naik dan jauh dari harga kesepakatan dengan mamang Travel sebelumnya. Tidak ingin berdebat terlalu lama, kami kasikan uang yang dia minta. Ah sungguh dongkol dan kesal pagi tersebut.

Catatan: Kalau kamu berpergian ke wilayah Palembang. Pastikan sebelum berangkat naik mobil atau motor ojek (bukan ojek online), harus sepakat harga terlebih dahulu ya, bahkan harus menyediakan uang pas.


Kegiatan Selama Dalam Kereta Api

Aku yang baru pertama kali berangkat dan melakukan perjalanan menggunakan Kereta Api Kertapati, sungguh ini perjalanan yang menyenangkan. Lah ini mata tidak mau istirahat, malah sepanjang jalan melototi pemandangan dan hal-hal yang belum saya lihat.

Sepanjang perjalanan ini kegiatan hanya ngobrol, tertawa, berfoto. Namun sungguh disayangkan foto-foto dari gaway lenyap. Musnah bersamaan dengan hilangnya gaway saya waktu itu. Sebenarnya sudah diarsip ke hardisk komputer organisasi. Namun lagi-lagi hardisk komputer organisasi gangguan hingga hari ini. Aw sungguh malang nasib fotonya.


Turun Kereta, Lanjutkan Perjalanan

Setibanya pada pemberhentian kereta stasiun Baturaja. Kami turun, sungguh ini pinggang rasa mau retak. 4 jam berjalanan yang sungguh menyiksa djiwa. Perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki terlebih dahulu. Kami keluar terminal Baturaja untuk mencari makan. Sampailah ditempat biasanya sang tertua (lagi lagi tertua hahaha) sering makan jika melakukan perjalanan. Saya kira harga makanan akan mahal, sungguh harganya lumayan murah dan enak banget lauknya.

Usai makan lanjut berjalan kaki, mencari sewa mobil yang mau mengantarkan. Siapa sangka tetaplah Bapak Abdan yang harus tawar menawar harga. Sepakat harga dan diantarkanlah kami ke lokasi Ranau Rafting, akhirnya sampai ketika matahari sudah redup. Kami langsung membangun tenda dan lainnya. Hingga malam langsung berbincang dengan seseorang yang tak dikenal (ternyata tim Ranau Rafting), mengobrol hingga larut malam.

ranau rafting wisata arung jeram oku selatan
Nyebur pagi dan berenang sampe kecut di aliran sungai selabung (doc. Piky Herdiansyah)


Pagi yang cerah, sungguh pemandangan yang menakjubkan. Aliran air sungai selabung yang riuh, sawah yang membentang luas. Semua kegiatan berjalan lancar dan menyenangkan. Hingga siangnya langsung bertemu dengan Tim Ranau Rafting perihal tujuan datang kesini. Langsung dong strategi marketing pengelola dijalankan (hehehe). Akhirnya kami tertarik untuk melakukan penyusuran sungai yakni kegiatan arung jeram bersama tim Ranau Rafting esok hari.

Hingga esok harinya, barulah kegiatan bersama Tim Ranau Rafting dimulai.


Informasi Sekilas Ranau Rafting

Ranau Rafting – River Tubing merupakan wisata arung jeram di aliran Sungai Selabung yang mulai beroperasi pada Oktober 2015. Ranau Rafting sendiri berada tepat di Desa Rantau Nipis, Kecamatan Banding Agung Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatera Selatan.

Wisata Ranau Rafting sendiri berada dialiran sungai Selabung dari Desa Rantau Nipis Kecamatan Banding Agung sampai ke Kecamatan Makakau Ilir. Ada dua jalur yang ditawarkan, yakni jalur panjang dan jalur pendek.

Oh iya, jika kamu ingin menikmati arung jeram di Sungai Selabung bersama Ranau Rafting, usahakan kamu menghubungi pihak pengelola 3 hari sebelum keberangkatan kalian ke lokasi. Tujuannya agar mereka memberitahukan jadwal kosong dan waktu yang tepat agar pelayanan terbaik akan diberikan. Berapa biaya? Nanti ya akan kita bahas.


Pengalaman Menyusuri Sungai Selabung

Sebelum langsung menyusuri sungai Selabung kebanggan pemerintahan Ogan Komering Ulu Selatan ini. Kami dan kelompok  dilakukan breafing terlebih dahulu.

Hal pertama yang akan kalian dapatkan adalah wajib menggunakan jaket pelampung dan helm (tenang, akan dipinjamkan kok). Setelah memakai jaket pelampung dan memilih helm. Kalian akan diajak untuk melakukan pemanasan, agar tidak keram dan badan tidak kaku saat berada diperahu karet selama menyusuri sungai.

ranau rafting wisata arung jeram oku selatan
Pemanasan dan peregangan otot sebelum melakukan arung jeram bersama tim Ranau Rafting (doc. Tim Ranau Rafting)


Usai pemanasan, barulah kalian akan berangkat ke pangkal sungai sebagai start awal arung jeram. Jauh nggak? Ya cukup jauh kok. Tenang, kalian akan diantarkan oleh pihak Ranau Rafting. Karena biaya sudah termasuk dalam paket arung jeram yang kalian pilih. Naik mobil ke pangkal sungai, barulah perjalanan akan dimulai.

Perlu diketahui bahwa satu perahu terdiri dari 8 orang. 6 orang dari kelompok kita sendiri, serta 2 orang dari pihak Ranau rafting sebagai pemandu selama menyusuri sungai.

Ini pengalaman pertama saya melakukan arung jeram, menyusuri aliran Sungai Selabung. Saat kami berkunjung aliran sungai cukup tenang dengan debit air sedang. Selama beberapa kali perahu dihempas derasnya air, kami terbalik dan ditelan aliran air. Saya beberapa kali tersedak dan menelan air sungai. Sungguh inilah defenisi menyelam sambal minum air kata orang.

ranau rafting wisata arung jeram oku selatan
Pose sebelum menyusuri sungai selabung, sebelum dihempas derasnya air sungai (doc. Tim Ranau Rafting)


Setelah perjalanan panjang menyusuri sungai. Sungguh saya kaget, sangat disayangkan saat kami berhenti di air yang tenang. Ada feses (kotoran manusia) dalam perahu saya, saya sampai memberitahu ke teman saya akan hal tersebut. Jadi selama ini aku tertelan air berak? Ah sungguh disayangkan. Semoga tidak lagi ada yang buang hajat sembarangan (Kasus 2017 ya). Sepertinya sekarang sudah banyak perbaikan.

Akhirnya lanjut dengan arus yang cukup deras, hingga memasuki sungai yang dihimpit bebatuan dan pepohonan. Ya ampun, ini sungguh cantik dan luar biasa bagusnya. Ini hanya dapat diabadikan dengan mata dan pikiran. Kalau kamu punya kamera anti air, kamu bakal dapat pemandangan menakjubkan ini.

ranau rafting wisata arung jeram oku selatan
Nampak ada warga yang sedang mandi saat kami menyusuri sungai selabung (doc. Tim Ranau Rafting)


Karena kami memilih paket jalur pendek, akhirnya perjalanan usai dijalur pemberhentian. Naik ke atas tebing, yang pastinya sudah dijemput mobil dong. Sungguh capek dan badan terasa pegal. Sampainya dilokasi kemah Ranau Rafting, ternyata sudah terdapat gorengan dan teh hangat manis. Ini sungguh menyenagkan. Perut lapar dan langsung ada makanan, siapa sangka juga, makanan dan minuman ini adalah bagian dari paket yang dipilih. Sungguh wisata arung jarang sungai Selabung yang tidak akan mengecewakan.

ranau rafting wisata arung jeram oku selatan
Serunya dihempas gelombang air yang deras, ini sungguh menyenagkan (doc. Tim Ranau Rafting)



Biaya Arung Jeram Ranau Rafting

Paket Jalur Pendek Arung Jeram Ranau Rafting

Nah baru deh kita bahas biaya nih. Saat kami berkunjung dan berwisata Ranau Rafting, hanya terdapat 1 paket arung jeram. Yakni kami menggunakan paket jalur pendek. Biaya yang dibebankan 125ribu/orang. Jadi total 8 orang anggota kami adalah 1jt. Biaya yang cukup murah karena disediakan makan, minum dan transpotasi. Oh iya tidak lupa dong dapat foto dokumentasi dari Tim Ranau Rafting. Pastikan sebelum berangkat kalian membawa flasdisk atau memori hp kalian besar.


Paket Jalur Jauh Arung Jeram Ranau Rafting

Untuk biaya jauh akan dibebankan 250rb/orang dengan rute jauh dan pastinya sangat puas melakukan arung jeram. Fasilitasnya juga sama kok, transportasi, makan, minum dan dokumentasi. Nah mungkin ada tambahan pelayanan yang belum saya ketahui.


Catatan: Perihal paket arung jeram Ranau Rafting bisa berubah ya, tergantung waktu dan moment tertentu. Atau kalian dapat menghubungi Tim ranau Rafting.

ranau rafting wisata arung jeram oku selatan
Selesai pada jalur pendek arung jeram, karena jalur banyak saat itu belum dibuka (doc. Tim Ranau Rafting).

________________________________________________________
Jadi, wisata arung jeram menyusuri Sungai Selabung bersama Ranau Rafting sungguh menyenangkan. Kamu harus mencobanya jika sedang dan akan berkunjung ke Danau Ranau – OKU Selatan, Sumatera Selatan.

Jangan sungkan-sungkan, simpan saja dahulu kontak yang tertera di Instagram @ranauraftingadventure. Semoga kamu bisa arung jeram di Sungai Selabung. Selamat berwisata.


Jika tulisannya bermanfaat, bantu bagikan ya kak

10 komentar

  1. Pernah coba yang di deket Bedegung itu. Asoy seru bener! memacu adrenalin haha. Degdegan secara mata minus dan waktu itu mau gak mau lepas kacamata.

    Kompal kalau rafting bareng seru, yak!

    BalasHapus
  2. Memang kalau cerita pertama kali sangat menyenangkan, wah enak ini dokumentasiya foto yang di hasilkan bagus bagus. Seger juga itu sungai jadi pingin, tapi lumayan jauh hehe

    BalasHapus
  3. Wahh yg begini ini aku suka. Airnya segerrrr, udah pasti seru nih

    BalasHapus
  4. wah danau ranau
    di malang cuma jalan aja itu danau ranau beneran

    naik kereta dulu asyik banget
    rajabasa ya
    aku jadi pengen
    tapi emang sumatra luas banget ya masih 4 jam lagi
    harga 125 K termasuk murah si
    di sini paling enggak 150 K sampai 200K
    seru banget lianta

    BalasHapus
  5. wah memang terliahta syik ya, kalau aku mah pastinya gak berani karena takut air

    BalasHapus
  6. Seru yaa, jadi kangen rafting lagi. Meskipun setelah rafting badan capek semua, tapi rasa puas berarung jeramnya juga sepadan.
    Kalau di Jawa Timur yang terkenal adalah Songa Rafting karena selain arusnya deras, pemandangan tebingnya juga keren plus melewati air terjun.

    BalasHapus
  7. Ahhh seru bangett.. Kangen saya bisa berpetualang jalan2 kayak gini lagi sama temen2 😭

    BalasHapus
  8. Rafting itu EMG paling seruuuuu. Akupun jd ketagihan abis ngerasain rafting di sungai Citarik. Inget banget itu baru 1.5 bulan abis lahiran, aku nekad raftingan, saking doyannya memang yg ekstreme2 begini. Apapun yg berbau naikin adrenalin aku pasti suka :D.

    Ya ampun mas, itu ada feses masuk ke perahu ,sumpah bikin geliii sih hahahahhaha. Padahal aku kira sungainya bersih banget Krn kliatan jernih :p. Lumayan murah itu biayanya. Kalo kapan2 ke Palembang pengen deh masukin wisata rafting ini

    BalasHapus
  9. Seru banget. Kangen liburan lagi. Tapi masih pandemi. Btw, belum pernah nyoba rafting dan gak jago renang. Tapi kalau standar keamanannya bagus dan bareng sama yang sudah ahli, kenapa nggak?

    BalasHapus
  10. Whoaaaaa seru banget wisata arung jeram di Sungai Selabung bareng Ranau Rafting. Ah bagian yang gak habis pikir itu yang "bongkahan emas kuning" terapung di kali. Iuhhhh klo airnya sampai ketelan gimana? Ya Allah janganlah buang eek sembarangan. Ini bikin dikit ngakak sih hahaha.

    Aku pribadi belum pernah ikut wisata arung jeram kayak gini. Masih takut-takut, soalnya aku gak bisa berenang. Kuatir perahu karetnya terjungkal, terseret arus tapi aku sendiri gak bisa berenang. Kan cukup berisiko.

    Thanks sharing ya! Ditunggu serita berikutnya

    BalasHapus